Assoc. Prof. Dato Dr. Alif Carr Karim, DSPN, DJN

Assoc. Prof. Dato Dr. Alif Carr Karim, DSPN, DJN

MBBS (Malaya), FRCS (Glasgow)

  • Dr. Alif Carr Karim meraih gelar MBBS dari University of Malaya, telah berpraktek sebagai spesialis bedah ortopedi sejak terdaftar sebagai dokter pada tahun 1985,
  • Dr. Alif sering menangani kasus ortopedi umum dan trauma, termasuk cedera tulang dan sendi, gangguan muskuloskeletal, dan perbaikan fungsi melalui pendekatan bedah modern yang komprehensif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Penang Adventist Hospital

Perwakilan Indonesia

WhatsApp : 0813 81 555 258

Spesialisasi:

  • Bedah Ortopedi dan Trauma
  • Bedah Sendi

Fokus Praktek & Minat Khusus

  • Penanganan cedera tulang kompleks dan fraktur
  • Perawatan cedera ligamen & jaringan lunak
  • Perawatan cedera olahraga

Bahasa Yang Dikuasai

  • Bahasa Inggris
  • Bahasa Melayu
  • Bahasa Punjabi

Pendidikan & Sertifikasi

  • 1985 — Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBBS), University of Malaya, Malaysia
  • 1989 — Fellow of the Royal College of Surgeons (FRCS), Royal College of Physicians and Surgeons of Glasgow, United Kingdom
  • Certified in Orthopaedics / CMIA (Malaysia)
  • Penghargaan gelar kehormatan Dato’ (DSPN & DJN) sebagai pengakuan kontribusi profesional dan layanan kepada masyarakat di Malaysia


Jadwal Praktek Assoc. Prof. Dato Dr. Alif Carr Karim, DSPN, DJN:

Penang Adventist Hospital
Setiap Senin s/d Jumat.
Pasien baru perlu mendaftar minimal 1-2 minggu sebelum kedatangan.

Assoc. Prof. Dato’ Dr. Alif Carr Karim adalah Konsultan Bedah Ortopedi berpengalaman yang meraih gelar MBBS dari University of Malaya dan melanjutkan kualifikasi spesialisnya dengan memperoleh FRCS dari Royal College of Physicians and Surgeons of Glasgow, sebelum kemudian aktif berpraktik dan berkontribusi dalam pengembangan layanan ortopedi di Malaysia, termasuk di Penang Adventist Hospital.

Sepanjang kariernya, beliau dikenal dalam penanganan kasus trauma tulang dan sendi, gangguan muskuloskeletal, serta cedera kompleks yang membutuhkan intervensi bedah presisi, dengan pendekatan yang menekankan pemulihan fungsi optimal dan peningkatan kualitas hidup pasien.

Atas dedikasi dan kontribusinya dalam bidang medis serta pelayanan kepada masyarakat, beliau dianugerahi gelar kehormatan Dato’ melalui penghargaan DSPN dan DJN, sekaligus menyandang gelar Associate Professor yang mencerminkan keterlibatan aktifnya dalam dunia akademik dan pendidikan kedokteran.