Dr. Ang Soo Fan

Dr. Ang Soo Fan

MBBS (UM), MRCP (UK), FAMS Medical Oncology (S’pore)

  • Dr. Ang Soo Fan meraih gelar MBBS dari University of Malaya (UM), telah berpraktek sebagai spesialis onkologi medis sejak sekitar awal tahun 2010.
  • Dr. Ang sering menangani berbagai kasus kanker dewasa seperti kanker gastrointestinal, kanker hati, serta kanker paru-paru dan kanker lainnya yang memerlukan kemoterapi, terapi target, dan pendekatan terapi medis komprehensif.

Penang Adventist Hospital

Perwakilan Indonesia

WhatsApp : 0813 81 555 258

Spesialisasi:

  • Kanker hati (liver cancer)
  • Kanker gastrointestinal (usus besar, lambung, pankreas)
  • Kanker paru-paru

Fokus Praktek & Minat Khusus

  • Kemoterapi & terapi target
  • Imunoterapi kanker
  • Onkologi Medis (penanganan kanker dewasa)

Bahasa Yang Dikuasai

  • Bahasa Inggris
  • Bahasa Melayu
  • Bahasa Mandarin
  • Bahasa Hokkien

Pendidikan & Sertifikasi

  • 2001 — Bachelor of Medicine, Bachelor of Surgery (MBBS), University of Malaya (UM), Malaysia
  • 2007 — Member of the Royal College of Physicians (MRCP), Royal College of Physicians of Edinburgh, United Kingdom
  • 2011 — Specialist Accreditation in Medical Oncology, Academy of Medicine Singapore (FAMS Medical Oncology)


Jadwal Praktek Dr. Ang Soo Fan:

Penang Adventist Hospital
Setiap Senin s/d Jumat.
Pasien baru perlu mendaftar minimal 1-2 minggu sebelum kedatangan.

Dr. Ang Soo Fan adalah Konsultan Onkologi Medis yang memulai perjalanan kariernya setelah menyelesaikan MBBS di University of Malaya dan melanjutkan pelatihan spesialis hingga memperoleh MRCP (UK) serta akreditasi spesialis Onkologi Medis dari Academy of Medicine Singapore, dengan pengalaman klinis yang diperkuat melalui praktik dan pelatihan di pusat kanker terkemuka di Singapura.

Sepanjang kariernya, beliau berpengalaman menangani berbagai kasus kanker dewasa, khususnya kanker gastrointestinal, kanker hati, dan kanker paru-paru, dengan pendekatan terapi komprehensif yang meliputi kemoterapi, terapi target molekuler, dan imunoterapi berbasis protokol internasional terkini.

Selain aktif dalam praktik klinis, beliau juga dikenal atas pendekatan personalisasi terapi kanker yang menekankan evaluasi menyeluruh, manajemen efek samping secara optimal, serta upaya meningkatkan kualitas hidup pasien melalui strategi pengobatan yang berbasis bukti dan multidisiplin.