Dr. Tan Chiang Soo mengawali pendidikannya di Penang sebelum melanjutkan studi kedokteran di University of New South Wales, Sydney, dan berhasil lulus dengan predikat Honours pada tahun 1992. Beliau kemudian meraih keanggotaan dari Royal College of Physicians, Inggris pada 1996, sebelum menyelesaikan pelatihan kardiologi di National Heart Centre of Singapore dengan spesialisasi kardiologi intervensi. Sepanjang perjalanan kariernya, beliau sempat berpraktik di sejumlah rumah sakit ternama, termasuk Prince of Wales dan Prince Henry Hospitals di Sydney serta Hospital Pulau Pinang, dan pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Departemen Medis di Hospital Alor Setar sebelum bergabung dengan National Heart Centre of Singapore untuk memperdalam keahliannya di bidang kardiologi intervensi.
Dr. Tan memiliki pengalaman luas dalam berbagai prosedur jantung, mulai dari ekokardiogram 2D dan dobutamine stress, pemasangan pacemaker, angiografi koroner, hingga angioplasti balon dengan stenting termasuk secara rutin melakukan angioplasti primer untuk penanganan serangan jantung akut, sebuah prosedur penyelamat nyawa. Beliau bersertifikasi sebagai operator independen untuk Transcatheter Aortic Valve Implantation (TAVI), teknik minimal invasif untuk mengganti katup aorta pada kasus stenosis aorta berat tanpa perlu bedah jantung terbuka. Dr. Tan juga menjadi salah satu dari sedikit kardiolog di Malaysia yang berpengalaman dalam prosedur khusus seperti coronary brachytherapy, rotational dan direct coronary atherectomy, serta coronary doppler wire studies.
Sebagai seorang edukator berpengalaman, Dr. Tan pernah mengajar mahasiswa kedokteran dari National University of Singapore dan teknisi jantung dari Singapore Polytechnic, serta telah mempublikasikan banyak makalah dan tampil sebagai pembicara di berbagai konferensi kardiologi internasional. Beliau juga aktif terlibat dalam penelitian implantasi sel punca intrakoroner (intracoronary stem cell implantation), mencerminkan dedikasinya tidak hanya pada praktik klinis tetapi juga pada kemajuan ilmu kardiologi secara global.